Rabu, 26 November 2014

Puisi Nuansa Akhir Zaman

Puisi Nuansa Akhir Zaman Karya : Ita Mustafasari Bumi menangis, merintih, bersedih Melihat isi perutnya dipenuhi butiran-butiran dosa Aku berjalan melihat pemandangan-pemandangan terbalut maksiat Pemandangan yang tak layak aku pandang Setiap hari yang kudengar hanyalah alunan lagu-lagu Yang mungkin menyakitkan telinga pendengarnya Jarang aku mendengar remaja-remaja Mengalunkan isi dari kitab suci al-qur'an yang mengalun syahdu Kulihat wanita-wanita yang tak merasa kedinginan Ketika tubuhnya yang indah terbuka dilihat kaum adam yang tak halal Kulihat wajahnya yang lugu tertawa tanpa ada rasa malu Malu dengan rambutnya yang lebat dikerumuni lalat Apakah ini akhir zaman Yang kembali ke awal zaman Zaman yang dipenuhi kebodohan Tanpa tau mana yang benar dan mana yang salah Aku menangis, bersedih dengan bertasbih Ketika aku tahu mereka semua adalah saudara-saudaraku Air mataku yang terjatuh terasa berlumur darah Yang tertusuk pedang tajam yang sakitnya luar dalam Kulihat diriku, keadaanku dan semua yang menempel dibadanku Dari luar dan dalam Dari atas dan bawah Aku bertanya pada diri sendiri Apakah aku seperti mereka Mereka yang mengaku sebagai Muslim Namun akhlaknya tak menandakan Identitasnya sebagai Muslim